KLITORIS
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas UTS
Mata Kuliah : Reproduksi dan Embriologi
Dosen : Dr. Dewi Cahyani, MM., M.Pd.
Disusun Oleh :
E. FEBRY RISMAN P.
NIM. 07460848
IPA Biologi B / VII
KEMENTERIAN AGAMA RI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NUR JATI
CIREBON
2010
KLITORIS
A. Gambaran Umum Klitoris
Klitoris merupakan organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia minora (bibir vagina dalam). Klitoris terdiri dari satu daerah bulat atau kepala, disebut kelenjar, dan bagian yang lebih panjang, disebut batang, yang memiliki bentuk-bentuk cekungan mirip dengan yang dipunyai penis. Jaringan dari bibir bagian dalam biasanya menutupi batang klitoris, yang membentuk tudung atau kulit khatan untuk melindunginya. Satu-satunya bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil berkilat. Ukuran dan bentuknya berbeda-beda pada setiap wanita. Klitoris dapat dilihat dengan mendorong kulit selubung klitoris ke belakang. Ada banyak sekali ujung saraf dalam klitoris dan di daerah sekitarnya.
Banyaknya ujung saraf dalam klitoris menyebabkannya menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan atau tekanan langsung atau tidak langsung. Hal ini mirip dengan penis pada pria. Rangsangan pada daerah klitoris dapat menjadi nikmat, bahkan memberikan pemiliknya kenikmatan seksual merupakan satu-satunya fungsi organ ini yang diketahui, dan klitoris adalah satu-satunya organ manusia yang memiliki pemberi kenikmatan sebagai fungsi utama. Klitoris tidak ada hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing.
B. Proses Terjadinya Rangsangan pada Klitoris
Saat seorang wanita menjadi terangsang secara seksual, kelenjar dan batang klitoris terisi darah dan ukurannya membesar. Kelenjar ini dapat menggandakan ukuran diameternya. Tidak ada bukti bahwa klitoris yang lebih besar berarti lebih tinggi rangsangan seksual. Saat rangsangan erotik berlanjut dan orgasme datang, klitoris menjadi kurang terlihat karena tertutup oleh jaringan penutup klitoris yang membesar. Pembesaran ini dirancang untuk melindungi klitoris dari kontak langsung, yang, bagi beberapa wanita, dapat mengganggu daripada mengenakkan. Klitoris akan keluar lagi saat rangsangan dihentikan.
Setelah orgasme klitoris kembali ke ukuran semula dalam waktu sepuluh menit karena orgasme menyebabkan pembubaran darah yang terkumpul. Bila seorang wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke dalam klitoris akibat rangsangan seksual dapat tetap berada disana, menyebabkan klitoris tetap membesar untuk beberapa jam. Banyak wanita yang merasakan hal ini tidak nyaman.
Klitoris seorang wanita dapat dirangsang melalui sentuhan langsung atau tidak langsung. Saat bersetubuh penis tidak menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan, menggerakkan labia minora, dan gerakan bibir yang menyentuh klitoris ini yang biasanya menyebabkan orgasme. Kontak langsung dengan klitoris dengan menyentuhkan dengan jari, alat penggetar, atau lidah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi banyak wanita. Bagi wanita ini, elusan atau jilatan biasa pada daerah di sekitar klitoris dirasakan lebih nikmat. Wanita lainnya menikmati stimulasi langsung. Ada banyak sekali variasi sensitifitas pada klitoris, dan setiap wanita akan menemukan mana yang dirasakan terbaik.
C. Serba-serbi Klitoris
Karena klitoris sangat mirip dengan miniatur penis, smegma dapat terkumpul di bawah penutup klitoris yang dapat menyebabkan iritasi, rasa sakit, dan ketidakmampuan untuk mengalami orgasme. Penutup klitoris dapat menempel pada keseluruhan kelenjar atau dalam bagian yang menghalangi rangsangan pada kelenjar, membuat orgasme sangat sulit atau tidak mungkin.
Kelenjar pada permukaan dalam dari penutup klitoral menghasilkan bahan minyak yang disebut sebum yang melumasi kelenjar klitoris. Ini merupakan kelenjar yang sama yang berada pada permukaan dalam dari kulit luar penis. Sebum merupakan hasil yang muncul dalam kelenjar klitoris yang sangat lembut dan licin. Ketika bahan minyak ini terkumpul, inilah yang dinamakan smegma, yang memiliki warna putih yang kurang baik.
Kelenjar klitoral membutuhkan pelumas yang dapat membuat penutup untuk bergeser tanpa paksaan. Perangsangan pada klitoris biasanya merupakan stimulasi penggesekan yang sangat sensistif terhadap tekanan langsung. Metode masturbasi pada wanita biasanya membuat penutup klitoris bergeser ke muka dan belakang melewati kelenjar. Jika anda hanya menekan kelenjar dengan jari tangan, wanita mungkin hanya akan merasakan sedikit perasaan sensasi erotis. Jika penutup tersebut tidak menutupi kelenjar secara penuh, kelenjar mungkin saja akan menjadi kering dan mengalami cornification, yang membuatnya kelihatan berkerut. Seperti lapisan dari penis yang di khitan. Meskipun orang-orang mengatakan hal yang berbeda, saya tidak pernah melihat adanya bukti yang menandakan bahwa ini akan mempengaruhi respons terhadap orgasme. Saya tahu ada banyak wanita dengan multi-orgasme dengan kelenjar klitoris yang tidak tertutup secara keseluruhan. Jika kelenjar tersebut masih tersembunyi dalam labia dalam dan luar, tidak akan kehilangan bentuk jika penutup itu dibuat lebih pendek atau dihilangkan.
Jika smegma tidak dibersihkan dari dasarnya, maka ini akan berkumpul dan mengering membentuk biji-bijian kecil yang keras di bawah penutup klitoris. Mengakibatkan iritasi yang dapat menjadi perih. Ini juga dapat menyebabkan rasa sakit selama masturbasi., hubungan intim lewat vagina, dan mungkin saat kita menggunakan celana yang ketat. Sebagai tambahan, penggunaan pembalut juga dapat meyebabkan sakit. Timbunan smegma ini dapat terjadi pada bayi dan juga gadis remaja. Pada kasus ringan smegma yang mengering dapat menyebebakan sedikit iritasi pada klitoris, menimbulkan keinginan untuk menggosok atau menggaruknya. Ini yang menyebabkan gadis remaja sering bermasturbasi. Hasilnya menimbulkan warna kemerah-merahan, iritasi, yang disebabkan oleh seringnya bermasturbasi dapat menyembunyikan masalah yang utama. Wanita dewasa juga dapat menjadi bingung dengan iritasi ringan tersebut, merasa butuh untuk sering bermasturbasi atau melakukan hubungan seks. Sensasi ini seharusnya tidak dicampur-adukkan dengan adanya ereksi pada klitoris. Ketika iritasi semakin kuat, timbul keinginan untuk menyentuh daerah ini, peradangan dapat membuat kontak apapun menjadi menyakitkan. Sehingga timbunan smegma ini selain dapat meningkatkan hasrat untuk melakukan hubungan seks, juga dapat membuat hubungan seks menjadi tidak mungkin.
Jika penutup klitoris memanjang melewati kelenjar, tebal dan tertutup, iritasi mungkin dapat menjadi sangat tersembunyi, karena tidak ada indikasi yang tampak. Seorang dokter dapat memeriksa seorang wanita dan tidak memperhatikan bahwa ada masalah. Para wanita harus secara tegas mengatakan atau menunjukkan dokter mereka daerah dari setiap sakit yang mereka alami di daerah sekitar vulva mereka. Wanita yang mengalami sakit pada vulva harus memeriksa vulva mereka dengan cermin, sambil mencoba mencari sumber dari rasa sakit. Pergilah ke diokter dan katakan, "rasa sakit ada dibawah" tidak akan menghasilkan diagnosa yang akurat. Para dokter mungkin tidak sadar akan kemungkinan dari smegma kering dan perlekatan pada klitoris, kecuali mereka memintanya, mereka enggan memerika klitoris wanita dari dekat.
Iritasi yang disebabkan oleh berkumpulnya smegma mungkin mengakibatkan terbentuknya pelekatan antara glans dan bagian penutup. Hal ini disebabkan oleh dua permukaan jaringan yang terbentuk bersama saat tubuh mencoba untuk mengobati dan menghilangkan sumber iritasi. Perlekatan dapat juga terbentuk sebagai hasil dari penutup yang tetap berhubungan dengan kelenjar glans. Beberapa referensi menyatakan bahwa gadis-gadis dilahirkan dengan penutup yang mengikuti kelenjar klitoris mereka, referensi lainnya mengatakan bahwa perlekatan ini terbentuk setelah kelahiran. Sedangkan referensi lainnya mengatakan bahwa perlekatan ini akan tetap ada sampai masa pubertas.
Perlekatan dapat mencegah atau setidaknya membatasi kemampuan dari penutup untuk menyelip diantara kelenjar glans. Jika anda memiliki perlekatan, ketika anda menarik penutup, maka kelenjar tersebut akan bergerak mengikuti tarikan tersebut. Anda tidak dapat menarik penutup ke belakang cukup jauh untuk membuka keseluruhan kelenjar jika anda memiliki perlekatan, atau sedikit pembukaan pada penutup. Ini membuat sulit atau tidak mungkin dalam pembersihan. Menarik penutup saat anda memiliki perlekatan dapat megakibatkan stress pada klitoris yang mengakibatkan rasa sakit. Kadang-kadang tudung penutup tersebut secara keseluruhan melekat ke glans, memerlukan perawatan khusus dari seorang dokter.
Cara terbaik untuk mencegah perlekatan dan pembentukan smegma adalah dengan menjaga kesehatan yang tepat. Karena kebanyakan pada gadis remaja tidak mengetahui bahwa mereka memiliki klitoris, dan infeksi saluran kencing bukan hal yang biasa pada mereka, ini biasanya karena mereka tidak diajarkan tentang cara sehat yang tepat. Tidak mungkin mengajari seorang gadis untuk mencuci klitoris dan labianya jika dia tidak tahu bahwa dia memilikinya.
D. Morfologi Klitoris
Orgasme pada perempuan seringkali dikaitkan dengan klitoris. Bahkan, hanya dengan menyentuh dan merangsang klitoris, seorang perempuan dapat merasakan orgasme. Biasa disebut sebagai orgasme klitoral. Akan tetapi ada hal-hal tertentu yang membuat klitoris terasa sakit, bahkan oleh sentuhan yang amat lembut sekalipun. Untuk memahami bagaimana hal ini bisa terjadi, pengetahuan akan morfologi klitoris amatlah penting. Klitoris terletak tepat di atas lubang saluran urin (urethra), di bawah tulang pubik. Klitoris sebenarnya penis yang ‘tidak jadi’, karena itu bagian-bagiannya hampir sama.
Ada kepala (glans) dan batang klitoris yang dilindungi oleh kulit yang disebut hood. Sejumlah perempuan yang disunat waktu bayi, kebanyakan kehilangan glans-nya. Glans bisa terlihat atau tersembunyi tergantung anatomi dan kondisi seksual perempuan bersangkutan. Saat perempuan terangsang secara seksual, glans biasanya membengkak dan sensitivitasnya meningkat. Setiap sentuhan yang diterimanya akan dialirkan lewat batang klitoris yang langsung ditransmisikan ke kumpulan urat syaraf di pangkalnya.
Ketika kepala klitoris membengkak, umumnya akan keluar dari kulit yang menutupinya. Akan tetapi saat rangsangan meningkat, glans akan kembali bersembunyi dalam hood, yang melindunginya dari sentuhan berlebihan. Hood sendiri memiliki kelenjar yang menghasilkan cairan lubrikasi yang disebut sebum sehingga batang dan kepala klitoris dengan mudah keluar masuk. Akan tetapi jika sebum terakumulasi, maka akan terbentuk substansi keputihan seperti keju yang disebut smegma. Jika smegma tidak rajin dibersihkan akan mengeras dan bisa menyebabkan iritasi seperti jika sebutir debu masuk ke mata. Klitoris yang mengalami iritasi seperti ini akan menimbulkan sakit jika disentuh, walau sangat lembut. Celana ketat juga akan membuat perempuan bersangkutan kesakitan.
Akumulasi smegma juga bisa membuat hood melekat pada batang dan kepala klitoris yang juga akan menimbulkan rasa sakit tak terkira. Rajin membersihkannya umumnya bisa mencegah dan mengatasi masalah ini. Namun ada perempuan yang lubang hood-nya amat kecil sehingga sulit untuk mengeluarkan klitoris dan membersihkannya.
E. Cara Menemukan Klitoris
Menemukan klitoris seorang wanita dapat menjadi sangat sulit. Hal ini disebabkan karena alat kelamin para wanita terdiri dari beribu-ribu ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Masing-masing adalah unik. Yang membuat masalah lebih buruk, ada klitoris yang sangat kecil, dan tersembunyi di bawah lipatan-lipatan kulit. Bahkan ada klitoris yang tidak dapat anda lihat atau rasakan. Banyak wanita yang juga tidak mengetahui dimana letak klitoris mereka berada atau bagaimana rupanya karena mereka tidak pernah diperbolehkan atau berani untuk memeriksa vulva mereka. Atas alasan-alasan ini, janganlah merasa buruk bila anda tidak bisa menemukan klitoris anda sendiri, ketika anda mencarinya untuk yang pertama kali.
Untuk menemukan klitoris, pertama-pertama anda memerlukan jalan masuknya. Hal ini berarti anda harus melepaskan pakaian dan melebarkan kaki anda dengan nyaman. Ini bukanlah sesuatu yang harus anda coba untuk temukan dengan menyelipkan tangan anda ke dalam celana dalam anda.
Ada klitoris yang benar-benar terlalu kecil untuk dirasakan. Semuanya hanya akan benar-benar terasa lembut, hangat dan lembab. Bila klitoris seorang wanita ereksi, pertimbangkanlah apakah klitorisnya memiliki ciri-ciri seperti ini, biasanya lebih mudah untuk ditemukan; karena itu akan merasakan sentuhan anda, tidak lembut dan berespon seperti jaringan yang mengelilinginya. Bila apa yang anda rasakan itu keras dan tidak bergerak, kemungkinan anda telah menemukan tulang kemaluan anda.
Untuk menemukan klitoris wanita, pertama-tama anda harus menemukan dan mengenali labia bagian dalam anda. Hal ini karena klitoris akan berada pada titik dimana mereka (kedua labia bagian dalamnya) bertemu, dekat puncak alat kelamin yang terbelah. Beberapa labia bagian dalam bergabung pada bagian dasar dari kelenjar klitoris, pada titik yang disebut frenum, sedangkan yang lainnya bergabung dengan penutup kepala klitoris, dan yang lainnya bergabung dengan keduanya. Ini menjadikannya tidak mungkin untuk mengatakan secara pasti dimana labia bagian dalam berakhir dan kepala klitoris dimulai. Ada wanita yang hampir tidak memiliki jaringan labia bagian dalam, sehingga dalam beberapa kasus, anda harus mencari klitoris itu sendiri. Foto-foto yang yang ada dibawah di beri keterangan untuk membantu anda mengenali struktur-struktur bagian yang berbeda tersebut.

Foto diatas memperlihatkan bagaimana model vulva seorang wanita saat labia, bibir, tidak terbuka lebar. Dalam kasus ini, wanita tersebut telah mencukur daerah kemaluannya sehingga segalanya mudah untuk dilihat. Tidaklah penting bagi seorang wanita memotong atau mencukur daerah kemaluannya, itu adalah pilihan pribadi. Klitoris seorang wanita berada pada puncak alat kelaminnya yang terbelah. Dalam foto ini anda sebenarnya tidak dapat melihat kelenjar klitoris seperti pada kasus pada umumnya. Anda hanya dapat melihat penutup dari klitorisnya, yang berada di bawah adalah kelenjar klitoris dan batangnya. Penutup klitoris pada umumnya menyembunyikan dan melindungi kelenjar klitoris yang sensitif. Labia bagian dalamnya agak menonjol keluar melebihi labia bagian luarnya, lebih kurang dibandingkan beberapa kasus lainnya.




Empat foto di atas memperlihatkan gambaran vulva ketika labia paling luar, labia mayora, telah dibuka lebar. Labia dalam dan penutup klitoris dapat dilihat dengan jelas. Pada dua foto teratas anda juga dapat melihat kelenjar klitoris. Anda dapat melihat klitoris dalam keempat kasus tersebut diatas terletak pada bagian atas dimana labia bagian dalam saling bertemu, bahkan walapun anda sebenarnya tidak melihat kelenjar klitoris tersebut. Pada foto pertama dari keempat foto tersebut, wanita tersebut sedang memperlihatkan kelenjar klitorisnya dengan menggunakan jari tangannya untuk menarik penutup klitoris ke belakang. Pada foto kedua penutup klitoris dapat ditarik dengan mudah, yang akan tertarik kembali jika telah disingkap. Dalam beberapa kasus anda tidak bisa menarik penutup tersebut untuk melihat kelenjar klitorisnya. Ini mungkin kasus pada dua foto yang kedua. Dalam beberapa kasus penutup klitoris dapat memanjang satu inci (2,5 cm) atau lebih melewati kelenjar klitoris atau pembukaan pada penutup kepala klitoris terlalu kecil untuk membolehkan akses ke kelenjar klitoris. Ini biasanya bukan masalah atau tidak mengganggi kesenangan seksual seorang wanita.

Beberapa wanita-wanita mempunyai alat kelamin yang berkembang dengan baik dan semua struktur dapat dengan mudah bisa diidentifikasi dan tergambar jelas, seperti halnya kasus dalam foto di atas. Klitoris dan labia bagian dalam ditunjukkan dalam gambar ini adalah di atas ukuranrata-rata. Keempat vulva di atas menunjukkan apa yang mungkin dipertimbangkan "rata-rata" di dalam ukuran. Tidak ada kerugian atau keuntungan dari memiliki struktur yang kecil, rata-rata, atau struktur alat kelamin yang besar. Mereka semua bekerja dengan sama baik. Satu-satunya keuntungan untuk mempunyai labia atau klitoris yang besar, adalah bahwa mereka pada umumnya lebih mudah untuk ditemukan, tetapi tidak harus lebih mudah untuk merangsang dengan suatu cara yang menyenangkan.
Batang klitoris seringkali tersembunyi oleh penutup klitoris dan struktur lain yang mengelilinginya. Untuk menemukannya anda mungkin harus merasakannya menggunakan jari-jari anda. Dalam beberapa kasus ini membantu bila anda mulai memeriksa daerah klitorisnya sebelumnya sebelum dia menjadi bergairah seksual. Bila anda memegang dengan lembut penutup klitoris dan menyelipkan jari-jari anda dengan lembut berputar disekelilingnya, anda bisa merasakan batang klitoris dipenuhi dengan darah. Pada sebagian besar kasus hal ini akan lebih mudah untuk dideteksi, karena rata-rata batang klitoris panjangnya sekitar 3/4 inci (1,9 cm) dan diameternya kurang lebih 1/4 inci (6 mm). Dalam beberapa kasus anda hanya dapat memperhatikan apa yang terasa seperti pembuluh darah yang terisi penuh dengan darah dan dalam kasus lainnya batang klitoris menjadi terlalu pendek untuk ditemukan. Iilustrasi-ilustrasi dibawah memperlihatkan bagaimana cara memeriksa batang klitoris dengan jari tangan anda.


Referensi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar